{"id":39649,"date":"2026-04-27T15:00:38","date_gmt":"2026-04-27T08:00:38","guid":{"rendered":"https:\/\/sukabumikita.id\/?p=39649"},"modified":"2026-04-27T15:00:38","modified_gmt":"2026-04-27T08:00:38","slug":"sppg-karangtengah-2-sukabumi-terapkan-ipal-limbah-dapur-dijamin-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/?p=39649","title":{"rendered":"SPPG Karangtengah 2 Sukabumi Terapkan IPAL, Limbah Dapur Dijamin Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"537\" data-end=\"870\"><a href=\"https:\/\/id.sukabumikita.id\/\"><span style=\"color: #0000ff;\"><strong data-start=\"537\" data-end=\"549\">id.sukabumikita.id\/<\/strong> <\/span><\/a>\u2014 Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Sukabumi, yakni <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">SPPG Karangtengah 2<\/span><\/span>, mulai menerapkan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai regulasi <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Badan Gizi Nasional<\/span><\/span>. Langkah ini dilakukan untuk memastikan limbah dapur tidak mencemari lingkungan sekitar.<\/p>\n<p data-start=\"872\" data-end=\"1100\">Asisten Lapangan SPPG Karangtengah 2, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Indra Pribadi<\/span><\/span>, mengatakan sejak awal operasional dapur, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi<\/span><\/span>.<\/p>\n<p data-start=\"1102\" data-end=\"1343\">\u201cSejak awal kita membuka dapur ini, kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk DLH. Untuk pembangunan IPAL ini, seluruh proses kita mengikuti saran yang diberikan, mulai dari desain hingga layout,\u201d ujarnya, Senin (27\/04\/2026).<\/p>\n<h3 data-section-id=\"143cnje\" data-start=\"1345\" data-end=\"1377\"><span style=\"color: #ff0000;\">DLH Akan Uji Kualitas Limbah<\/span><\/h3>\n<p data-start=\"1379\" data-end=\"1609\">Indra menjelaskan, sistem IPAL yang diterapkan saat ini masih dalam tahap penyempurnaan. Dalam waktu dekat, DLH Kota Sukabumi dijadwalkan akan melakukan pengujian terhadap kualitas air limbah yang telah melalui proses penyaringan.<\/p>\n<p data-start=\"1611\" data-end=\"1812\">\u201cRencananya besok akan dilakukan pengetesan oleh DLH. Dari situ nanti akan diketahui apakah air limbah ini layak atau tidak untuk dibuang ke aliran sungai setelah melalui proses penyaringan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p data-start=\"1814\" data-end=\"1964\">Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen SPPG dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memastikan operasional dapur tetap ramah lingkungan.<\/p>\n<p data-start=\"1966\" data-end=\"2132\">\u201cKami tidak ingin mencemari lingkungan akibat limbah dapur. Alhamdulillah sejak awal beroperasi, belum pernah ada komplain dari masyarakat terkait limbah,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1465qp7\" data-start=\"2134\" data-end=\"2180\"><span style=\"color: #ff0000;\">Sistem Penyaringan Berlapis hingga 6 Tahap<\/span><\/h3>\n<p data-start=\"2182\" data-end=\"2375\">Dalam pengelolaan limbah, SPPG Karangtengah 2 menerapkan sistem penyaringan berlapis yang terdiri dari enam kolam. Setiap tahapan memiliki fungsi berbeda untuk memaksimalkan proses penyaringan.<\/p>\n<p data-start=\"2377\" data-end=\"2585\">\u201cProsesnya bertahap. Dari air bekas pencucian masuk ke penyaringan awal, lalu ke grease trap untuk menyaring lemak, kemudian ke bak kontrol, hingga mengalir ke kolam berikutnya sampai kolam keenam,\u201d paparnya.<\/p>\n<p data-start=\"2587\" data-end=\"2793\">Menariknya, hasil akhir dari penyaringan limbah tersebut dialirkan ke kolam ikan sebagai indikator alami kualitas air. Hingga saat ini, kondisi ikan tetap hidup dan tidak menunjukkan tanda-tanda pencemaran.<\/p>\n<p data-start=\"2795\" data-end=\"2971\">\u201cSampai sekarang tidak ada ikan yang mati setelah dialiri air limbah yang sudah disaring. Ini menjadi indikator bahwa sistem yang kita gunakan berjalan dengan baik,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p data-start=\"2973\" data-end=\"3199\">Dengan penerapan IPAL ini, SPPG Karangtengah 2 diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan limbah dapur yang ramah lingkungan di Kota Sukabumi, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan. <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>(Cr5)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>id.sukabumikita.id\/ \u2014 Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Sukabumi, yakni SPPG Karangtengah 2, mulai menerapkan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai regulasi Badan Gizi Nasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan limbah dapur tidak mencemari lingkungan sekitar. Asisten Lapangan SPPG Karangtengah 2, Indra Pribadi, mengatakan sejak awal operasional dapur, pihaknya telah berkoordinasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39650,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[145,712,803,1053,1775],"class_list":["post-39649","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sukabumi","tag-badan-gizi-nasional","tag-inovasi-lingkungan","tag-karangtengah-sukabumi","tag-limbah-dapur","tag-sppg-sukabumi"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39649"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39649\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39650"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}