{"id":39230,"date":"2026-02-24T12:21:20","date_gmt":"2026-02-24T05:21:20","guid":{"rendered":"https:\/\/sukabumikita.id\/?p=39230"},"modified":"2026-02-24T12:21:20","modified_gmt":"2026-02-24T05:21:20","slug":"ayeuna-waktuna-berbagi-berkah-program-12-pas-ramadhan-sasar-10-titik-di-citamiang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/?p=39230","title":{"rendered":"Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah, Program 12 PAS Ramadhan Sasar 10 Titik di Citamiang"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #0000ff;\">id.sukabumikita.id\/<\/span><\/strong> \u2013 Pemerintah Kota Sukabumi kembali menggulirkan program sosial \u201cAyeuna Waktuna Berbagi\u201d melalui Program 12 PAS (Pemerlu Atensi Sosial) edisi bulan Ramadhan. Pada pelaksanaan Selasa (24\/02\/2026), kegiatan difokuskan di Kecamatan Citamiang, tepatnya di Kelurahan Nanggeleng dan Kelurahan Gedongpanjang, dengan total 10 titik penerima bantuan.<\/p>\n<p>Kegiatan ini dipimpin langsung Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, jajaran Dinas Sosial Kota Sukabumi, Aparatur wilayah, serta Kepala Cabang Bank BJB Kota Sukabumi, Mochamad Reza.<\/p>\n<p>Dalam keterangannya, Ayep Zaki menyampaikan bahwa kegiatan kali ini merupakan episode ke-25 dan ke-26 dari rangkaian Program 12 PAS, dengan total 10 titik penerima bantuan sosial.<\/p>\n<p>\u201cHari ini kegiatan 12 PAS di bulan Ramadhan. Alhamdulillah sudah selesai. Episode ke-25 dan ke-26 ada 10 titik penerima bantuan sosial. Umumnya mereka semua mendukung dan berharap program ini terus berlanjut,\u201d ujar Ayep.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-39231 size-full\" src=\"https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0005.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"738\" srcset=\"https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0005.jpg 1600w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0005-300x138.jpg 300w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0005-1024x472.jpg 1024w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0005-768x354.jpg 768w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0005-1536x708.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/p>\n<p>Program 12 PAS merupakan besutan Wali Kota Sukabumi yang dirancang sebagai model kolaborasi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha, perbankan, BUMN, dan BUMD. Skemanya, para pelaku usaha diajak menyisihkan sebagian keuntungan untuk membantu penyelesaian persoalan sosial di Kota Sukabumi.<\/p>\n<p>Ayep menyebut, sejumlah BUMN dan perbankan telah terlibat aktif dalam program ini, di antaranya Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Pegadaian, serta Permodalan Nasional Madani.<\/p>\n<p>\u201cSelain bantuan sembako dan makanan, juga ada uang tunai Rp1 juta. Dari PNM ada bantuan renovasi toilet atau sanitasi. Kemudian dari BRI memberikan alat tulis, tas, buku, pensil, dan perlengkapan sekolah,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-39233\" src=\"https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0021.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"1200\" srcset=\"https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0021.jpg 1600w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0021-300x225.jpg 300w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0021-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0021-768x576.jpg 768w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0021-1536x1152.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/p>\n<p>Ayep berharap program tersebut tidak hanya berkelanjutan di Kota Sukabumi, tetapi juga menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia dalam mengentaskan persoalan sosial melalui kolaborasi multipihak.<\/p>\n<p>\u201cKota Sukabumi mencanangkan ini sebagai role model. Kalau ini baik, mudah-mudahan bisa diterapkan di seluruh wilayah Indonesia,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Kepala Cabang Bank BJB Kota Sukabumi, Mochamad Reza, menyatakan dukungan penuh terhadap Program 12 PAS sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cSaya rasa ini program pemerintah kota yang sangat bagus dan harus kita dukung. Bank BJB sebagai bank milik pemerintah daerah tentu akan selalu support terhadap program-program pemerintah daerah,\u201d ujar Reza.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, kontribusi BJB dalam program tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Kota Sukabumi secara umum.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya warga Sukabumi lebih sejahtera dengan program ini, dan BJB bisa menjadi bagian dari itu,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Program 12 PAS sendiri menyasar warga kategori Pemerlu Atensi Sosial (PAS), yakni masyarakat yang membutuhkan intervensi cepat akibat persoalan ekonomi, kesehatan, maupun kondisi sosial lainnya. Pada edisi Ramadhan ini, masing-masing kelurahan di Kecamatan Citamiang mendapatkan lima titik penerima bantuan.<\/p>\n<p>Melalui pendekatan kolaboratif dan bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, Pemkot Sukabumi berharap Program 12 PAS mampu menjadi solusi konkret dalam penanganan masalah sosial sekaligus memperkuat solidaritas sosial selama bulan suci Ramadhan. <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>(Cr5)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>id.sukabumikita.id\/ \u2013 Pemerintah Kota Sukabumi kembali menggulirkan program sosial \u201cAyeuna Waktuna Berbagi\u201d melalui Program 12 PAS (Pemerlu Atensi Sosial) edisi bulan Ramadhan. Pada pelaksanaan Selasa (24\/02\/2026), kegiatan difokuskan di Kecamatan Citamiang, tepatnya di Kelurahan Nanggeleng dan Kelurahan Gedongpanjang, dengan total 10 titik penerima bantuan. Kegiatan ini dipimpin langsung Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Wakil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39232,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[22],"tags":[],"class_list":["post-39230","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemerintahan"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39230","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39230"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39230\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39232"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39230"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39230"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39230"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}