{"id":39202,"date":"2026-02-16T23:05:17","date_gmt":"2026-02-16T16:05:17","guid":{"rendered":"https:\/\/sukabumikita.id\/?p=39202"},"modified":"2026-02-16T23:05:17","modified_gmt":"2026-02-16T16:05:17","slug":"perayaan-imlek-di-vihara-widhi-sakti-tegaskan-sukabumi-kota-toleran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/?p=39202","title":{"rendered":"Perayaan Imlek di Vihara Widhi Sakti Tegaskan Sukabumi Kota Toleran"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"225\" data-end=\"603\"><a href=\"https:\/\/id.sukabumikita.id\/\"><span style=\"color: #0000ff;\"><strong data-start=\"225\" data-end=\"237\">id.sukabumikita.id\/<\/strong><\/span><\/a> \u2013 Perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili\/2026 berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Vihara Widhi Sakti<\/span><\/span>, Senin (16\/02\/2026) malam. Momentum tersebut dihadiri langsung Wali Kota Sukabumi <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Ayep Zaki<\/span><\/span>, Wakil Wali Kota <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Bobby Maulana<\/span><\/span>, unsur Forkopimda, serta tokoh lintas agama.<\/p>\n<p data-start=\"605\" data-end=\"796\">Selain diwarnai ritual keagamaan dan tradisi khas Imlek, perayaan ini menjadi ruang silaturahmi yang mempertegas identitas Sukabumi sebagai kota dengan tingkat toleransi tinggi di Jawa Barat.<\/p>\n<h3 data-start=\"803\" data-end=\"838\"><span style=\"color: #ff0000;\">Imlek Lebih dari Seremoni Budaya<\/span><\/h3>\n<p data-start=\"840\" data-end=\"1048\">Dalam sambutannya, Ayep Zaki menegaskan bahwa Imlek harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan budaya tahunan. Menurutnya, Imlek adalah momentum strategis untuk memperkuat persatuan dan kedaulatan masyarakat.<\/p>\n<p data-start=\"1050\" data-end=\"1242\">\u201cImlek ini harus menjadi modal dasar bagaimana Kota Sukabumi bisa bersatu dan berdaulat. Bersatu masyarakatnya, pengusahanya, pemerintahnya, juga lintas agama dan tokoh masyarakat,\u201d ujar Ayep.<\/p>\n<p data-start=\"1050\" data-end=\"1242\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-39204\" src=\"https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"1599\" height=\"899\" srcset=\"https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-1.jpeg 1599w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-1-300x169.jpeg 300w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-1-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-1-768x432.jpeg 768w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-1-1536x864.jpeg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px\" \/><\/p>\n<p data-start=\"1244\" data-end=\"1454\">Ia menjelaskan bahwa persatuan menjadi fondasi utama pembangunan di berbagai sektor, mulai dari hukum, ekonomi, sosial, hingga pendidikan. Tanpa kebersamaan yang kokoh, pembangunan tidak akan berjalan maksimal.<\/p>\n<p data-start=\"1456\" data-end=\"1619\">\u201cKalau fondasi ini kuat, saya pastikan Sukabumi akan menjadi kota yang sejahtera, adil, dan makmur. Itu adalah pilihan kita bersama sebagai masyarakat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<h3 data-start=\"1626\" data-end=\"1671\"><span style=\"color: #ff0000;\">Target Masuk 4 Besar Kota Toleran Nasional<\/span><\/h3>\n<p data-start=\"1673\" data-end=\"1818\">Ayep juga menyoroti capaian Sukabumi yang dinobatkan sebagai kota toleransi terbaik di Jawa Barat dan menempati peringkat keenam secara nasional.<\/p>\n<p data-start=\"1820\" data-end=\"1887\">Menurutnya, prestasi tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan.<\/p>\n<p data-start=\"1889\" data-end=\"2095\">\u201cKita menargetkan bisa masuk empat besar nasional. Kita sudah punya Peraturan Wali Kota tentang kota toleransi dan kerukunan umat beragama. Ke depan akan kita tingkatkan menjadi Peraturan Daerah,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p data-start=\"2097\" data-end=\"2341\">Dengan penguatan regulasi menjadi Perda, pemerintah daerah memiliki dasar hukum lebih kuat untuk mengalokasikan anggaran melalui APBD guna mendukung program pembangunan berbasis toleransi, dialog lintas agama, serta penguatan moderasi beragama.<\/p>\n<p data-start=\"2343\" data-end=\"2491\">Langkah ini dinilai penting agar komitmen toleransi tidak berhenti pada simbol dan seremoni, tetapi terintegrasi dalam kebijakan pembangunan daerah.<\/p>\n<h3 data-start=\"2498\" data-end=\"2532\"><span style=\"color: #ff0000;\">Keteladanan Pemimpin Jadi Kunci<\/span><\/h3>\n<p data-start=\"2534\" data-end=\"2784\">Ayep mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Vihara Widhi Sakti dan telah beberapa kali menghadiri kegiatan keagamaan di tempat tersebut. Kehadiran kepala daerah dalam perayaan lintas agama dinilai sebagai bentuk nyata kepemimpinan yang inklusif.<\/p>\n<p data-start=\"2786\" data-end=\"2921\">\u201cKerukunan itu harus dimulai dari pemimpinnya bersama masyarakat. Karena itu, setiap ada undangan saya selalu berusaha hadir,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p data-start=\"2786\" data-end=\"2921\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-39205\" src=\"https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-2.jpeg\" alt=\"\" width=\"1599\" height=\"899\" srcset=\"https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-2.jpeg 1599w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-2-300x169.jpeg 300w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-2-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-2-768x432.jpeg 768w, https:\/\/id.sukabumikita.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-17-at-16.08.29-2-1536x864.jpeg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px\" \/><\/p>\n<p data-start=\"2923\" data-end=\"3130\">Kehadiran Forkopimda dan tokoh lintas agama pada perayaan Imlek tersebut menjadi simbol kuat bahwa keberagaman di Sukabumi tidak hanya terjaga, tetapi menjadi modal sosial untuk memperkuat stabilitas daerah.<\/p>\n<h3 data-start=\"3137\" data-end=\"3177\"><span style=\"color: #ff0000;\">Keberagaman sebagai Modal Pembangunan<\/span><\/h3>\n<p data-start=\"3179\" data-end=\"3310\">Perayaan Imlek 2026 di Sukabumi menjadi gambaran bahwa harmoni antarumat beragama dapat berjalan selaras dengan agenda pembangunan.<\/p>\n<p data-start=\"3312\" data-end=\"3471\">Di tengah dinamika sosial dan politik nasional, Sukabumi berupaya menjaga reputasinya sebagai kota yang ramah, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai kebinekaan.<\/p>\n<p data-start=\"3473\" data-end=\"3618\">Dengan komitmen bersama antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, Sukabumi menegaskan arah pembangunannya berbasis persatuan dan toleransi.<\/p>\n<p data-start=\"3620\" data-end=\"3783\">Momentum Imlek pun menjadi simbol bahwa keberagaman bukan sekadar fakta sosial, tetapi kekuatan kolektif dalam membangun masa depan daerah yang adil dan sejahtera.\u00a0<span style=\"color: #0000ff;\"><strong>(Cr5)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>id.sukabumikita.id\/ \u2013 Perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili\/2026 berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Vihara Widhi Sakti, Senin (16\/02\/2026) malam. Momentum tersebut dihadiri langsung Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, unsur Forkopimda, serta tokoh lintas agama. Selain diwarnai ritual keagamaan dan tradisi khas Imlek, perayaan ini menjadi ruang silaturahmi yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39203,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[140,1389],"class_list":["post-39202","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sukabumi","tag-ayep-zaki","tag-perayaan-imlek-kota-sukabumi"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39202","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39202"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39202\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39203"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39202"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39202"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/id.sukabumikita.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39202"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}